Nasional

Status PNS Eks Hakim Danu Arman Kembali Aktif, UGM: Membuat Tidak Baik Citra Peradilan

Suarasekadau.co.id – JAKARTA – Pengamat yang juga akademisi ilmu hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Herdiansyah Hamzah menanggapi pengaktifan kembali status Pegawai Negeri Sipil (PNS) mantan hakim Danu Arman oleh Mahkamah Agung (MA).

Menurut Herdiansyah, hal yang disebutkan merupakan paradoks di dunia peradilan di tempat Indonesia. Karena, mengaktifkan kembali hakim yang dimaksud telah dipecat oleh sebab itu terbukti telah terjadi menggunakan narkoba akan memberikan sentimen terhadap komitmen MA di pemberantasan narkotika.

“MA tak punya komitmen tegas untuk memberantas narkoba di tempat lingkungannya. Mengaktifkan orang yang tersebut sudah ada dipecat tidaklah akan memberikan efek jera. Jadi jangan heran jikalau dikemudian hari tindakan hukum mirip akan ditemui lagi,” kata Herdiansyah, Hari Sabtu (16/3/2024).

Herdiansyah menilai, pengaktifan kembali status PNS Danu Arman itu seperti upaya untuk menyelamatkan karier yang digunakan bersangkutan. Melemahnya sanksi yang dimaksud diberikan terhadap Danu Arman berindikasi adanya lobi-lobi untuk menyudahi sanksi yang dimaksud seharusnya diterima oleh Danu.

“Pengaktifan ini seperti upaya untuk menyelamatkan yang dimaksud bersangkut. Dalam banyak kasus, melunaknya sanksi biasanya dikarenakan ada proses tawar menawar atau saling menyandera. Hal ini yang kita khawatirkan. Kejadian semacam ini hanya saja akan semakin menciptakan buruk citra peradilan kita,” kata Herdiansyah.

Sebelumnya diberitakan, MA kembali mengaktifkan Danu Arman sebagai PNS. Danu ketika ini menjabat sebagai Analis Perkara Peradilan pada Pengadilan Tinggi Yogyakarta.

Pengaktifan Danu Arman sebagai PNS tertuang pada Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 2109/SEK/SK.KP8/XI/2023. SK yang dimaksud ditetapkan pada 15 November 2023 serta ditandatangani Plt Sekretaris MA Sugiyanto.

Pertimbangan MA mengaktifkan status PNS Danu Arman salah satunya oleh sebab itu dinyatakan telah terjadi selesai menjalani masa rehabilitasi pada Balai Rehabilitasi Medis lalu Sosial di tempat Balai Besar Rehabilitasi Lido selama enam bulan.

Related Articles

Back to top button