Nasional

Kisah Cinta Solihin GP juga Maryam bak Habibie-Ainun: Hanya Maut yang dimaksud Memisahkan

Suarasekadau.co.id – Tokoh nasional yang tersebut menjadi panutan warga Jawa Barat (Jabar) Letnan Jenderal (Purn) Solihin GP pada hari ini, Selasa (5/3) menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.09 WIB.

Sebelum hembuskan nafas terakhir pada hari ini, Mang Ihin diketahui 15 hari dirawat di area Rumah Sakit Advent Perkotaan Bandung. Pihak rumah sakit tak menjelaskan tentang riwayat penyakit tokoh Kodam III Siliwangi tersebut.

“Kami dari pihak RS tiada dapat memberikan informasi lebih tinggi lanjut,” ucap Humas RS Advent Charles Tandilangi.

Solihin GP yang digunakan karib disapa Mang Ihin itu meninggal ketika di perawatan pada RS Advent, Pusat Kota Bandung, pada Selasa dini hari pukul 03.09 WIB.

Rencananya, almarhum akan dibawa ke rumah keluarga besar dalam Jalan Cisitu Indah, Dago, Bandung pada pukul 07.00-09.00 WIB. Kemudian almarhum akan dibawa ke Mako II Kodam III Siliwangi di area Jalan Sumbawa Nomor 22 Bandung sekitar pukul 09.30 hingga 12.30 WIB.

Di luar rekam jejaknya dalam dunia militer, pemerintahan hingga sepak bola, Solihin GP mempunyai cerita tersendiri terkait rasa cinta yang begitu besar untuk istri tercinta Maryam Harmain.

Pada 2018, beredar merebak foto Solihin GP dan juga Maryam berada dalam terbaring dalam ranjang rumah sakit. Keduanya saling berpegangan tangan tunjukkan ke dunia bahwa cinta mereka cuma mampu dipisahkan oleh maut.

Foto Solihin GP kemudian istri kala itu menghasilkan netizen mengatakan kisah cinta merekan bak perjalanan cinta dari mendiang Presiden BJ Habibie dan juga Ainun Habibie.

Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga sempat mengomentari foto Solihin GP dan juga Maryam. Kang Emil dalam akun Instagram miliknya menuliskan bahwa Mang Ihin serta istri berada dalam dirawat bersamaan di dalam rumah sakit.

“Melongok Bapak Jawa Barat, eks Gubernur, Bapak Solihin GP dan juga Ibu, yang mana keduanya bersamaan sedang dirawat opname dalam Rumah Sakit,” tulis Ridwan Kamil pada akun Instagram pribadinya, Hari Jumat (27/7/2018).

Solihin GP lahir di area Tasikmalaya pada 21 Juli 1926. Ia adalah anak pasangan Poerwanegara lalu Siti Ningrum. Solihin GP menikahi Maryam Harmain serta dikarunia satu orang anak, Lutfi Solihin.

Meski lahir juga besar dari keluarga bangsawan, beliau dikenal sebagai tokoh yang digunakan merakyat. Karier militernya dimulai ketika pecah revolusi, sebagai komandan TKR Bogor, kemudian bergabung ke Kodam Siliwangi.

Related Articles

Back to top button