Kesehatan

5 Cara Sederhana Pantau Tumbuh Kembang Anak Berjalan Normal, Jangan Tunggu Sampai Kurang Gizi

Suarasekadau.co.id – Asupan makanan sangat berpengaruh terhadap bertambah kembang anak. Itu sebabnya, apabila anak tidak ada mendapatkan asupan nutrisi yang digunakan cukup baik maka dapat menyebabkan gangguan peningkatan hingga penyakit kronis. Kurang gizi atau malnutrisi memang benar menjadi faktor utama perkembangan terhambat pada anak-anak. 

Walau demikian, kondisi itu tidak berarti tidaklah mampu diatasi. Head of Medical Affairs Abbott’s Nutrition di dalam Indonesia Dr. Prawira Winata mengungkapkan kalau perkembangan terhambat pada anak bisa jadi ditangani secara cepat dengan memberikan nutrisi yang mana cukup. Dengan begitu, anak dapat mengalami lonjakan perkembangan setelahnya pemulihan nutrisi yang dimaksud dikenal sebagai catch-up growth atau peningkatan terhambat. Cara itu membantu anak-anak mendapatkan kembali jalur peningkatan awal mereka.

Anak-anak yang mana mengalami peningkatan terhambat seringkali membutuhkan tambahan kalori, protein, dan juga mikronutrien. Nutrisi ini mempunyai dua tujuan, bukan hanya sekali mengisi kembali apa yang tersebut hilang selama periode asupan yang tak memadai, tetapi juga membantu menyokong perkembangan lebih besar lanjut.

“Nutrisi yang dimaksud tepat dapat menyediakan komponen penting yang memungkinkan anak untuk tumbuh, belajar, serta mengalami perkembangan untuk perkembangan awal yang tersebut maksimal di hidupnya. Tanpa nutrisi yang digunakan tepat, pertumbuhan kemudian perkembangan anak dapat terganggu,” kata dokter Prawira pada keterangannya.

Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan risiko defisiensi imun, gangguan fungsi kognitif, kesulitan perilaku, penurunan kebugaran tulang, kemudian massa otot. Sebelum hal itu terjadi, orang tua sebaiknya melakukan konfirmasi proses berkembang kembang anak terjadi dengan normal dan juga sesuai dengan usianya. 

Dokter Prawira membagikan cara mudah menegaskan anak berkembang kembang dengan baik berikut ini:

 1. Ukur lalu pantau tinggi badan anak 

Mulailah dengan memantau pertumbuhan anak secara teratur, khususnya untuk anak usia 2 hingga 6 tahun. Dianjurkan untuk mengukurnya setiap tiga bulan. Orang tua dapat memilih untuk menggunakan alat bantu seperti buku harian perkembangan atau tracker. Pengukuran yang akurat sangat penting untuk memahami juga memantau peningkatan anak. Hal ini juga dapat membantu pada mendeteksi dini kekurangan pertumbuhan, sehingga memungkinkan orang tua untuk mengambil tindakan cepat lalu mengatasi penyebabnya.

2. Dorong anak untuk makan dengan benar

Untuk membantu pertumbuhan holistik, berikan makanan seimbang seperti sereal, kacang-kacangan, susu, daging, buah-buahan, kemudian sayuran setiap hari. Hal ini akan memverifikasi anak mendapatkan protein, vitamin, lalu mineral yang digunakan diperlukan untuk perkembangan tulang yang mana sehat. Untuk orang tua yang mempunyai anak yang dimaksud rewel kemudian pilih-pilih makanan, pertimbangkan untuk menggunakan suplemen makanan.

3. Libatkan anak di menyiapkan makanan

Mulai dari berbelanja, merencanakan menu makan, dan juga memasak mampu melibatkan anak. Tujuannya untuk meningkatkan minat merek pada menyantap makanan yang tersebut sudah mereka itu siapkan. Buatlah makanan lebih banyak menarik dengan menggunakan pemotong kue untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang mana menarik dengan buah-buahan dan juga sayuran seperti apel kemudian mentimun, atau sajikan berbagai macam makanan yang mana berwarna-warni untuk sarapan dan juga makan malam.
 
4. Dorong anak-anak untuk berpartisipasi secara fisik

Tetapkan jadwal bermain yang tersebut seimbang bagi anak-anak untuk membatasi waktu pada depan layar. Motivasi anak-anak untuk menerapkan hari bebas gadget, seperti pada hari libur yang mana menyokong merekan untuk menghabiskan waktu sama-sama seluruh keluarga. Pastikan anak-anak melakukan minimal tiga jam aktivitas fisik setiap hari, dengan kegiatan seperti berenang, berlari, lompat tali, berjalan, atau menari. Aktivitas fisik memainkan peran penting pada meningkatkan kemampuan fisik tulang kemudian meningkatkan kondisi tubuh fisik secara keseluruhan.

 5. Pertimbangkan suplemen makanan untuk mengisi kekurangan gizi

Untuk menggalakkan perkembangan yang mana komprehensif pada anak-anak, makanan yang tersebut lengkap dapat meningkatkan penyerapan nutrisi penting. Konsultasikan dengan ahli kebugaran anak jikalau memiliki kegelisahan terhadap asupan nutrisi mereka. Jika anak tak mengonsumsi cukup kalori serta nutrisi, suplemen nutrisi dapat membantu mengisi beberapa kekurangannya. Suplemen bertindak sebagai penutup kekurangan juga katalisator atau penyempurna untuk meningkatkan kemampuan tubuh menerima vitamin juga mineral penting dari makanan yang mana dikonsumsi anak Anda. 

Related Articles

Back to top button